Bulan yang Indah

Ryokan, seorang guru Zen, hidup sangat sederhana di sebuah pondok kecil di kaki sebuah gunung. Suatu petang, seorang pencuri mendatangi pondok itu hanya untuk menemukan tak ada apa pun di situ yang dapat dicuri.

Ryokan pulang dan memergoki. “Engkau mungkin sudah berjalan jauh untuk mengunjungiku,” katanya kepada pencuri itu, “dan Engkau tidak semestinya kembali dengan tangan kosong. Ambillah pakaianku sebagai hadiah.”

Pencuri itu kebingungan. Ia mengambil pakaian itu dan menyelonong pergi.

Ryokan duduk telanjang, memperhatikan bulan. “Teman yang miskin,” ia termenung, “aku mengharap bisa memberinya bulan yang indah ini.”

moon in silence

(dikutip dari buku “Menghidupkan Kebenaran Kita”, Penerbit Karaniya)

One Response to Bulan yang Indah

  1. gunawan says:

    cerita sederhana tapi banyak makna…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: